Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

fig 7.34 dan 7.62

Gambar
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Pendahuluan 2. Tujuan 3. Alat dan bahan 4. Dasar Teori 5. Prinsip Kerja 6. Ringkasan 7. Soal Latihan 8. Percobaan 9. Download File   1. Pendahuluan ( kembali ) Dalam sistem digital,  counter (pencacah)  merupakan salah satu rangkaian logika sekuensial yang digunakan untuk menghitung jumlah pulsa atau peristiwa yang terjadi secara berurutan. Counter banyak digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti jam digital, penghitung mundur, sistem kendali otomatis, dan perangkat elektronik lainnya. Terdapat dua jenis utama counter, yaitu  counter sinkron  dan  counter tak sinkron . Pada  counter sinkron , semua flip-flop menerima sinyal clock secara bersamaan, sehingga perubahan keadaan terjadi secara serempak dan lebih cepat dibandingkan counter tak sinkron. Hal ini menjadikan counter sinkron lebih stabil dan cocok untuk aplikasi yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan waktu tinggi. Salah s...

fig 6.13

Gambar
[KEMBALI KE MENU SEBELUMNYA] DAFTAR ISI 1. Pendahuluan 2. Tujuan 3. Alat dan bahan 4. Dasar Teori 5. Prinsip Kerja 6. Ringkasan 7. Soal Latihan 8. Percobaan 9. Download File   1. Pendahuluan ( kembali ) Dalam sistem digital, pengurangan dua bilangan biner (A - B) dapat dilakukan dengan cara menjumlahkan bilangan A dengan komplemen dua dari B. Ini merupakan metode umum yang digunakan dalam rangkaian  penjumlah paralel (parallel adder) , karena rangkaian penjumlah dasar hanya dapat melakukan operasi penjumlahan, bukan langsung pengurangan. 2. Tujuan ( kembali ) Memahami konsep pengurangan bilangan biner menggunakan sistem komplemen dua , serta mampu menjelaskan langkah-langkah konversi bilangan ke dalam komplemen satu dan komplemen dua. Menjelaskan cara kerja rangkaian penjumlah paralel (parallel adder)  dalam melakukan operasi pengurangan dengan memanfaatkan prinsip penjumlahan A + (−B). Mampu menerapkan sistem komplemen dua pada rangkaian log...